Kesehatan

Membahas Gejala Umum Sirosis Hati Secara Lengkap

sumber: doktersehat.com

Sirosis hati atau lebih dikenal sebagai sirosis hepatis adalah penyakit liver kronis yang mana jaringan dan sel-sel hati yang sehat diganti oleh jaringan parut yang tidak memilik peran yang sama seperti peran hati yang normal. Ketidaknormalan yang disebabkan oleh sirosis tidak dapat berperan normal lagi sehingga akan mengalami kerusakan yang meluas sampai hati berhenti bekerja. Kondisi inilah yang dinamakan sebagai gagal hati. Karena itulah penting bagi kita untuk mengetahui gejala umum sirosis secara lengkap dan mendalam sebelum penyakitnya kian memburuk.

Sebelum membahas penyakit ini lebih jauh, penting bagi kita untuk mengerti tentang kinerja hati. Menurut honestdocs.id, hati merupakan organ tubuh terbesar sebab berperan dalam metabolisme tubuh. Organ hati berperan dalam pengolahan makanan menjadi energi setelah diserap dan dicerna ke dalam darah. Adapun fungsi hati lainnya dapat anda simak di bawah ini.

  1. Membuat protein baru dalam rangka faktor kekebalan dan faktor pembekuan.
  2. Pembuangan produksi limbah yang tidak sempat dibuang oleh ginjal. Misalnya racun, lemak, obat-obatan, dan kolesterol.
  3. Menyimpan, mengambil, dan melakukan proses pengolahan nutrisi dari makanan, baik itu protein, lemak, dan gula yang selanjutnya ketika dibutuhkan akan diteruskan ke seluruh tubuh.
  4. Menghasilkan empedu untuk penyerapan kolesterol, lemak, dan vitamin yang larut ke dalam lemak.

Penyebab sirosis hati menurut halodoc.com, ialah adanya infeksi virus hepatitis kronik B atau C, autoimun, penyakit saluran empedu, penyakit wilson, sindrom alagille, atresia bilier, kecanduang alkohol kronis, kolangitis skleroza primer, hemokromatosis, dan lain-lain. Dikutip dari laman doktersehat.com, setidaknya ada 10% orang terinfeksi hepatitis B tidak bisa sembuh total sehingga seiring berjalannya waktu akan menjadi kronik hingga sirosis. Hal ini lebih kecil peluangnya daripada terinfeksi hepatitis C yang berpeluang lebih besar mengalami sirosis. Awalnya gejala umum sirosis tidak akan ditunjukkan. Namun ketika jaringan hati yang luka meningkat dan menghasilkan jaringan parut akan mengakibatkan beragam gejala seperti berikut ini.

  1. Hidung berdarah
  2. Tubuh kian melemah
  3. Anoreksia
  4. Timbulnya pembuluh darah arteri di bawah kulit yang memiliki bentuk laba-laba kecil
  5. Bagian limpa membesar
  6. Berat badan melemah
  7. Menurunnya nafsu makan
  8. Menderita penyakit tulang yang mengakibatkan tulang mudah patah
  9. Terhentinya menstruasi
  10. Warna urine menjadi lebih gelap
  11. Timbul rasa gatal di kulit
  12. Telapak tangan memerah dan kukunya memutih
  13. Mengalami penyakit kuning
  14. Tubuh mudah lelah

Selain timbul gejala umum sirosis di atas, ada beberapa ciri lain yang khusus diderita apabila penyakitnya kian memburuk, antara lain:

  1. Impotensi
  2. Mengalami muntah darah
  3. Terjadinya pembengkakan perut akibat penumpukan cairan (asites)
  4. Sulit berpikir jernih dan sering kebingungan
  5. Ginekomastia (jaringan payudara pada laki-laki berkembang)
  6. Merasakan kram otot yang parah
  7. Edema atau pembengkakan kaki
  8. Rambut rontok
  9. Mudah berdarah dan memar
  10. Koma

Perlu anda ketahui bahwa tidak semua gejala umum sirosis di atas dapat dirasakan oleh tubuh. Hal ini karena tidak menutup kemungkinan bahwa gejala yang muncul tersebut bukan bagian dari pertanda sirosis melainkan gejala dari penyakit lain. Selain itu, gejala ini muncul akibat kinerja hati yang tidak mampu memecah racun, memurnikan darah, membantu penyerapan lemak, pelarutan vitamin ke dalam lemak, dan menghasilkan proses pembekuan. Jadi upayakan hati anda tetap sehat agar tidak mengalami kerusakan akibat penyakit sirosis hati. Sebab apabila hati rusak maka kinerja hati tidak ada penggantinya dan mengganggu proses pencernaan di dalam tubuh.

 

Tinggalkan Balasan

Comment
Name*
Mail*
Website*